Eksperimen Gila yang Mengubah Segalanya
Tahun 2002. Seorang pria bernama Laszlo Bock duduk di kantor Google yang masih kecil di Mountain View, California.
Larry Page, co-founder Google, baru saja memberikannya tugas yang terdengar mustahil:
"Bangun perusahaan terbaik di dunia untuk bekerja. Dan buktikan dengan data bahwa itu benar-benar membuat kita lebih sukses."
Bock, yang baru bergabung sebagai kepala People Operations (sebutan Google untuk HR), melihat sekeliling. Kantor yang masih sederhana. Karyawan masih ratusan. Budget terbatas.
Tapi dia punya satu keuntungan: kebebasan untuk bereksperimen.
Selama 10 tahun berikutnya, Bock dan timnya melakukan ratusan eksperimen gila:
● Menghilangkan semua manajer (eksperimen gagal—tapi mereka belajar banyak)
● Memberikan makanan gratis berkualitas restoran untuk semua karyawan
● Membiarkan engineer menghabiskan 20% waktu kerja untuk proyek apapun yang mereka mau
● Membuat proses interview yang memakan waktu berbulan-bulan hanya untuk satu posisi
● Memberikan bonus hingga jutaan dolar untuk engineer top—sementara yang biasa-biasa saja dapat jauh lebih sedikit
● Membuat semua data gaji, performa, bahkan keputusan manajemen—transparan untuk semua karyawan
Kebanyakan perusahaan akan mengatakan ini gila. Terlalu mahal. Terlalu berisiko. Terlalu idealis.
Tapi hasilnya?
Google tumbuh dari ratusan menjadi puluhan ribu karyawan. Dari startup menjadi salah satu perusahaan paling berharga di dunia. Dan yang paling penting: konsisten menjadi "Best Place to Work" di berbagai survei global.
Bukan karena mereka punya budget besar untuk fasilitas mewah (meskipun itu membantu). Tapi karena mereka membuktikan dengan data bahwa memperlakukan karyawan dengan sangat baik adalah strategi bisnis yang cerdas—bukan hanya "hal yang baik dilakukan."
"Work Rules!" adalah buku tentang apa yang mereka pelajari. Tentang eksperimen yang berhasil dan yang gagal. Tentang data yang mengejutkan. Dan yang paling penting: tentang prinsip-prinsip yang bisa diterapkan perusahaan mana pun—bahkan tanpa budget Google.
Mari kita mulai.