Pelatih yang Tidak Pernah Berbicara tentang Menang
UCLA, 1964-1975. Di ruang ganti sebuah tim basket yang akan menjadi legenda, seorang pria berusia 50-an dengan kacamata dan rambut rapi berbicara kepada pemainnya.
Tapi ia tidak berbicara tentang mengalahkan lawan. Tidak tentang menjadi juara. Tidak tentang trofi atau ketenaran.
Yang ia bicarakan adalah: apakah kaus kaki mereka sudah dipakai dengan benar.
John Wooden, yang akan menjadi pelatih basket paling sukses dalam sejarah NCAA, menghabiskan 30 menit di hari pertama setiap musim untuk mengajarkan pemainnya cara memakai kaus kaki dengan benar.
Mengapa? Karena kaus kaki yang berkerut menyebabkan lepuh. Lepuh menyebabkan pemain tidak bisa berlari dengan optimal. Pemain yang tidak optimal membuat tim kalah.
Hal kecil membuat hal besar terjadi.
Inilah filosofi John Wooden—pelatih yang memenangkan 10 kejuaraan nasional dalam 12 tahun (pencapaian yang belum pernah disamai dalam sejarah olahraga Amerika), tetapi tidak pernah sekalipun berbicara kepada pemainnya tentang menang.
"Saya tidak pernah menyebut kata 'menang' atau 'kalah'," kata Wooden. "Saya hanya berbicara tentang upaya—apakah mereka memberikan yang terbaik."
Buku "Wooden on Leadership" adalah destilasi dari 41 tahun Wooden melatih, mengajar, dan memimpin. Ini bukan tentang basket. Ini tentang bagaimana membangun karakter, tim, dan kehidupan yang luar biasa.
Dan semuanya dimulai dengan pertanyaan yang paling aneh: Apa sebenarnya arti sukses?