Ketika Hidup Tiba-Tiba Berhenti
Bayangkan ini: Anda sedang menjalani hidup seperti biasa. Pekerjaan, keluarga, rutinitas. Semuanya bergerak seperti mesin yang sudah teratur.
Lalu tiba-tiba—semuanya runtuh.
Mungkin Anda kehilangan pekerjaan. Mungkin diagnosa medis yang mengejutkan. Mungkin kematian orang yang dicintai. Mungkin burnout yang membuat Anda tidak bisa bangun dari tempat tidur. Mungkin perceraian. Mungkin depresi yang datang tanpa alasan jelas.
Dunia terus berputar. Orang-orang terus menjalani hidup mereka. Tapi Anda—Anda terjebak.
Anda merasa seperti gagal. Seperti tertinggal. Seperti ada yang salah dengan Anda karena tidak bisa "bounce back" seperti yang diharapkan semua orang.
Ini yang terjadi pada Katherine May pada musim gugur 2016.
Dalam satu minggu, suaminya dilarikan ke rumah sakit dengan sakit misterius yang tidak bisa didiagnosa. Dia kehilangan pekerjaan. Dan tubuhnya sendiri mulai memberontak—kelelahan ekstrem, nyeri, kewalahan yang membuatnya tidak bisa berfungsi.
Dia, seorang wanita yang selalu produktif, yang selalu bergerak, yang selalu "baik-baik saja"—tiba-tiba tidak bisa melakukan apa-apa selain bertahan.
Dan di tengah kegelapan itu, dia menyadari sesuatu:
Dia sedang memasuki musim dingin.
Bukan musim dingin literal di kalender. Tapi musim dingin dalam hidup—periode ketika dunia mengecil, ketika energi menghilang, ketika satu-satunya pilihan adalah menarik diri, istirahat, dan menunggu musim semi datang lagi.
"Wintering" adalah buku tentang periode gelap ini. Tentang bagaimana kita semua, cepat atau lambat, akan menghadapinya. Dan tentang bagaimana—alih-alih melawan atau menyangkal—kita bisa belajar untuk melewatinya dengan bijaksana.
Mari kita mulai perjalanan ini. Perjalanan ke dalam kegelapan, dengan janji bahwa cahaya akan datang lagi.