Terkunci dalam Lemari yang Tidak Terkunci
Kevin, seorang pastor muda, sedang bersembunyi di lemari kantor. Dia berencana mengejutkan rekannya, Craig Groeschel, dalam permainan tangkap bendera yang mereka mainkan di kantor.
Tapi Craig menyadari keberadaannya. Dengan iseng, Craig menaruh kursi di depan pintu lemari—setidaknya, dia bilang begitu.
"Kevin, aku baru saja meletakkan kursi di bawah kenop pintu. Kamu terjebak di sana sepanjang hari!" teriak Craig sambil tertawa, lalu pergi.
Kevin panik. Dia terkunci. Dia mencoba mendobrak pintu—tidak berhasil. Dia melihat sekeliling mencari jalan keluar. Akhirnya, dia menemukan solusi: memanjat rak buku, membuka panel langit-langit, dan merangkak melalui plafon.
Setelah perjuangan panjang, Kevin berhasil keluar—kotor, berkeringat, tapi bebas.
Masalahnya? Pintu tidak pernah terkunci.
Tidak ada kursi di bawah kenop. Kevin bisa keluar kapan saja hanya dengan memutar kenop dan mendorong pintu. Tapi dia tidak mencoba. Mengapa?
Karena dia percaya pada kebohongan.
Craig Groeschel menggunakan kisah ini untuk membuka bukunya dengan pertanyaan powerful:
Kebohongan apa yang Anda percayai yang membuat Anda terkunci dalam penjara buatan sendiri?
Mungkin Anda percaya:
● "Saya tidak cukup baik"
● "Saya selalu gagal"
● "Tidak ada yang peduli dengan saya"
● "Hidup saya tidak akan pernah berubah"
● "Saya tidak layak dikasihi"
Dan kebohongan-kebohongan ini—meskipun tidak benar—membentuk realitas Anda. Mereka mengunci Anda dalam pola pikir destruktif, kebiasaan buruk, dan kehidupan yang jauh dari apa yang Tuhan inginkan untuk Anda.
Tapi kabar baiknya?
Seperti Kevin, pintu Anda tidak terkunci. Anda bisa keluar. Anda bisa bebas. Dan buku ini adalah panduannya.