Ukuran teks
18

Eksperimen Marshmallow yang Mengubah Segalanya

Bayangkan ini: Anda adalah anak berusia 4 tahun. Seorang peneliti menempatkan satu marshmallow di depan Anda di atas piring. Lalu dia berkata: 

"Saya akan keluar dari ruangan selama 15 menit. Jika kamu tidak makan marshmallow ini sampai saya kembali, kamu akan mendapat dua marshmallow. Tapi jika kamu makan sekarang, kamu hanya dapat satu." 

Lalu dia pergi. Meninggalkan Anda sendirian dengan marshmallow itu. 

Apa yang akan Anda lakukan? 

Ini adalah eksperimen terkenal yang dilakukan oleh psikolog Walter Mischel di Stanford pada tahun 1960-an. Kamera tersembunyi merekam anak-anak berjuang melawan godaan. Beberapa langsung makan. Beberapa menutup mata mereka. Beberapa menyentuh marshmallow perlahan, menciumnya, bahkan menjilat sedikit. 

Sekitar sepertiga anak berhasil menunggu 15 menit penuh. 

Tapi inilah yang mengejutkan: Mischel melacak anak-anak ini selama puluhan tahun. Dan dia menemukan bahwa anak-anak yang bisa menunggu—yang punya "willpower" lebih kuat—memiliki kehidupan yang jauh lebih sukses. 

Mereka mendapat nilai SAT lebih tinggi. Lebih sehat secara fisik. Lebih sedikit masalah narkoba. Hubungan yang lebih baik. Karir yang lebih sukses. 

Satu keputusan kecil di usia 4 tahun memprediksi kesuksesan seumur hidup.

Mengapa?

Karena hampir semua hal yang kita inginkan dalam hidup—kesehatan, kebahagiaan, kesuksesan, hubungan baik—membutuhkan kemampuan untuk menunda gratifikasi, menahan impuls, dan membuat pilihan sulit dalam momen-momen ketika tubuh dan otak kita menjerit "LAKUKAN SEKARANG!" 

Kelly McGonigal, psikolog dari Stanford, menghabiskan bertahun-tahun mempelajari sains di balik willpower. Dan kabar baiknya? 

Willpower bisa dipelajari. Bisa diperkuat. Bisa dilatih seperti otot. 

Tapi pertama-tama, kita perlu memahami apa sebenarnya yang terjadi di otak kita ketika kita menghadapi godaan. 

Mari kita mulai.

 


1 dari 9