Klien yang Terlalu Bagus untuk Menjadi Kenyataan
Bayangkan ini: Anda adalah pengacara kota kecil yang sudah 18 tahun menangani kasus-kasus membosankan—kebangkrutan, perceraian murah, pengemudi mabuk, dan surat wasiat sederhana seharga $250.
Pernikahan Anda hancur. Anda tidur di kantor untuk menghindari istri yang sudah tidak tahan lagi. Anak-anak Anda hampir tidak berbicara dengan Anda. Utang judi Anda menumpuk. Mimpi-mimpi besar Anda tentang praktik hukum yang gemilang sudah lama memudar.
Anda lelah. Putus asa. Hampir menyerah.
Lalu suatu hari, seorang wanita tua masuk ke kantor Anda. Dia berusia 85 tahun, terlihat sederhana, berpakaian seperti ibu-ibu yang pergi ke gereja. Anda pikir ini hanya klien wasiat $250 lagi—rutinitas biasa yang bahkan sekretaris Anda bisa tangani.
Tapi kemudian dia berbisik sesuatu yang mengubah segalanya:
"Suami saya meninggalkan saya kekayaan $20 juta dalam saham. Dan tidak ada yang tahu tentang itu."
Jantung Anda berhenti sejenak. Ini adalah klien terkaya yang pernah Anda temui. Ini adalah tiket keluar dari semua masalah Anda. Ini adalah kesempatan seumur hidup.
Anda mengambilnya. Anda mulai merencanakan bagaimana mendapatkan kontrol atas kekayaan itu. Anda membuat diri Anda tak tergantikan bagi wanita tua itu.
Dan kemudian dia mati.
Tapi bukan karena sebab alami. Dia dibunuh.
Dan semua bukti menunjuk pada Anda.
Ini adalah mimpi buruk Simon Latch—dan ini adalah permainan terbaru John Grisham dengan genre whodunit.
John Grisham, master thriller legal yang telah menulis lebih dari 50 novel bestseller, akhirnya mencoba tangan pertamanya di misteri pembunuhan klasik. Dan hasilnya? Novel yang mempertanyakan: Apakah pengacara serakah bisa menjadi korban? Dan apa yang akan Anda lakukan jika sistem yang Anda kenal tiba-tiba berbalik melawan Anda?
Mari kita masuk ke Braxton, Virginia—kota kecil di mana gosip menyebar lebih cepat dari kebenaran, dan di mana satu keputusan buruk bisa menghancurkan seluruh hidup Anda.