Ukuran teks
18

Paradoks Kesuksesan

Bayangkan Anda adalah seorang VP yang brilian. Selama 15 tahun, Anda naik dari posisi junior analyst menjadi salah satu eksekutif paling dihormati di perusahaan. Anda pintar. Anda kerja keras. Anda deliver hasil. 

Lalu muncul posisi CEO. Anda kandidat terkuat. Semua orang tahu itu. Termasuk Anda. 

Tapi posisi itu diberikan ke orang lain. Seseorang yang Anda pikir tidak sepintar Anda. Tidak sekerja keras Anda. 

"Kenapa?" Anda bertanya pada diri sendiri, bingung dan sakit hati. 

Inilah yang Marshall Goldsmith—executive coach yang telah melatih lebih dari 150 CEO perusahaan Fortune 500—sebut sebagai paradoks kesuksesan: kebiasaan yang membuat Anda sukses sampai di sini bisa jadi justru yang menahan Anda untuk mencapai tingkat berikutnya. 

Karena begitu Anda naik ke level yang lebih tinggi, permainannya berubah. Dan jika Anda terus bermain dengan strategi lama, Anda akan kalah. 

Buku ini bukan tentang cara menjadi sukses. Ini tentang cara orang yang sudah sukses bisa menjadi lebih sukses lagi.

 


1 dari 8