Perahu yang Hilang di Sungai Waktu
Bayangkan rumah Anda bukan dinding bata atau kayu.
Rumah Anda adalah perahu yang mengapung di Sungai Mississippi. Dindingnya adalah langit terbuka. Halaman bermainnya adalah air yang mengalir. Tetangganya adalah burung-burung yang hinggap di cabang pohon willow yang menjuntai.
Bayangkan Anda bangun setiap pagi dengan suara air yang mendecak lembut di lambung perahu. Anda tertidur setiap malam ditemani bintang-bintang yang tak terhalang gedung tinggi.
Ini adalah rumah keluarga Foss. Perahu shanty bernama Arcadia yang menjadi dunia magical untuk lima anak: Rill, Camellia, Lark, Fern, dan Gabion.
Mereka hidup bebas. Mereka hidup bahagia. Mereka hidup bersama.
Sampai suatu malam badai tahun 1939, semuanya berubah.
Dalam satu malam, anak-anak Foss kehilangan segalanya—orang tua, rumah, nama, dan satu sama lain. Mereka dibawa paksa ke tempat yang mengaku sebagai "panti asuhan" tapi sebenarnya adalah pusat perdagangan anak manusia.
"Before We Were Yours" adalah kisah tentang bagaimana anak-anak yang dicuri hidupnya bisa bertahan. Tentang bagaimana cinta keluarga bisa melewati waktu puluhan tahun. Dan tentang bagaimana rahasia masa lalu bisa mengubah masa depan.
Tapi ini bukan sekadar fiksi.
Lisa Wingate menulis novel ini berdasarkan skandal nyata yang mengguncang Amerika—kisah Georgia Tann dan Tennessee Children's Home Society yang mencuri dan menjual ribuan anak selama puluhan tahun.
Mari kita masuki dunia di mana innocence anak-anak menjadi komoditas, dan cinta menjadi satu-satunya kekuatan yang bisa bertahan.