Klinik yang Tidak Ada di Peta
Bayangkan Anda berjalan di jalanan Kyoto yang tenang, membawa beban yang tidak terlihat di pundak Anda.
Mungkin Anda baru kehilangan seseorang yang Anda cintai. Mungkin Anda merasa terjebak dalam pekerjaan yang menguras jiwa. Mungkin Anda kesepian di tengah kota yang penuh orang. Mungkin Anda hanya merasa... kosong.
Lalu Anda melihatnya—sebuah klinik kecil dengan papan nama yang aneh: "Kokoro Clinic" (Klinik Hati).
Di bawahnya, tulisan yang lebih kecil: "Kami meresepkan kucing."
Anda berpikir ini lelucon. Siapa yang meresepkan kucing? Dokter meresepkan obat, terapi, istirahat—bukan hewan peliharaan.
Tapi ada sesuatu tentang tempat itu yang menarik Anda masuk. Mungkin karena Anda sudah mencoba segalanya dan tidak ada yang berhasil. Mungkin karena Anda putus asa. Mungkin karena, dalam hati terdalam Anda, Anda tahu bahwa pil dan terapi tidak bisa menyembuhkan jenis luka yang Anda bawa.
Di dalam, Anda bertemu dokter muda dengan senyum lembut. Dia tidak bertanya tentang gejala fisik Anda. Dia bertanya:
"Apa yang membebani hati Anda?"
Dan untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, seseorang benar-benar mendengarkan.
Setelah Anda bercerita—tentang kehilangan, tentang kesepian, tentang rasa sakit yang tidak bisa Anda jelaskan—dokter itu mengangguk pelan.
"Saya tahu apa yang Anda butuhkan," katanya. "Saya akan meresepkan Anda seekor kucing."
Ini adalah awal dari "We'll Prescribe You A Cat"—sebuah novel Jepang yang lembut dan menyembuhkan karya Syou Ishida. Bukan tentang plot yang dramatis atau twist yang mengejutkan. Ini tentang orang-orang biasa dengan luka yang tidak terlihat, dan bagaimana makhluk kecil berbulu mengajarkan mereka untuk hidup lagi.
Mari kita masuk ke klinik ini dan bertemu dengan pasien-pasiennya.