Ukuran teks
18

Dari Kejatuhan ke Bangkit Kembali

1987. Black Monday. Pasar saham runtuh. Ratusan perusahaan broker bangkrut dalam semalam. 

Di tengah kehancuran itu, seorang pria muda berusia 25 tahun mengambil alih sebuah firma broker kecil yang hampir mati—Stratton Oakmont—dengan 12 broker yang tidak berpengalaman dan tidak punya harapan. 

Dalam 90 hari, firma itu menjadi yang paling menguntungkan di industri. 

Dalam beberapa tahun, firma itu tumbuh menjadi 1.000 broker yang menghasilkan transaksi senilai $1 miliar. 

Namanya: Jordan Belfort. Dunia akan mengenalnya sebagai "The Wolf of Wall Street." 

Tapi cerita ini bukan tentang kehidupan liarnya yang diabadikan Leonardo DiCaprio dalam film blockbuster. Ini bukan tentang pesta, yacht, atau kemewahan yang akhirnya menghancurkannya dan membawanya ke penjara selama 22 bulan. 

Ini adalah cerita tentang sesuatu yang jauh lebih berharga: sistem penjualan paling powerful yang pernah dikembangkan. 

Sistem yang mengubah 12 broker payah menjadi mesin penjualan yang tidak terbendung. Sistem yang, bahkan setelah Belfort keluar dari penjara, kehilangan segalanya, dan membangun kehidupan baru sebagai pelatih penjualan—masih bekerja dengan sempurna. 

Sistem itu disebut Straight Line System. Dan untuk pertama kalinya, dalam buku Way of the Wolf, Belfort membuka playbook-nya dan membagikan setiap rahasia, setiap teknik, setiap strategi yang ia gunakan untuk menciptakan kekayaan besar—kali ini, dengan cara yang etis. 

Selamat datang di jalan serigala.

 


1 dari 13