Toko Gadai untuk Hal yang Tidak Bisa Anda Sentuh
Bayangkan ini: Anda berjalan di gang sempit Tokyo yang hujan, mencari restoran ramen kecil yang teman Anda rekomendasikan.
Anda menemukan pintunya. Anda membukanya. Dan alih-alih aroma kaldu yang mengepul dan mie yang menggiurkan, Anda menemukan... toko gadai.
Tapi bukan toko gadai biasa.
Pemiliknya—pria tua dengan mata bijaksana dan cara bergerak yang tenang—menawarkan Anda teh hijau terbaik dan bertanya dengan lembut:
"Apakah Anda ingin menggadaikan penyesalan terbesar Anda?"
Bukan arloji emas Anda. Bukan cincin perak warisan. Tetapi pilihan hidup yang Anda sesali—keputusan yang membuat Anda terjaga di malam hari, yang membebani hati Anda, yang membuat Anda bertanya "bagaimana jika?"
Dan jika Anda setuju, pilihan itu akan berubah menjadi burung—burung bercahaya yang terkurung dalam sangkar, menunggu untuk diambil oleh makhluk misterius bernama Shiikuin.
Kedengarannya seperti mimpi, bukan?
Atau mungkin mimpi buruk.
Karena di dunia yang Samantha Sotto Yambao ciptakan, penyesalan bukan hanya perasaan—penyesalan adalah bagian dari jiwa Anda. Dan ketika Anda menggadaikannya, Anda memberikan bagian dari diri Anda.
Tapi apa yang terjadi ketika salah satu burung itu hilang?
Apa yang terjadi ketika pemilik toko menghilang?
Dan apa yang terjadi ketika Anda menyadari bahwa beberapa pilihan terlalu berharga untuk diserahkan—bahkan jika itu adalah pilihan yang paling menyakitkan?
Ini adalah cerita Hana Ishikawa, gadis yang mewarisi toko gadai paling aneh di dunia. Dan ini bukan hanya tentang menemukan ayahnya yang hilang atau burung yang dicuri.
Ini tentang pertanyaan yang kita semua hadapi:
Jika Anda bisa menghapus penyesalan terbesar Anda—tapi itu berarti kehilangan pelajaran yang Anda dapat darinya—apakah Anda akan melakukannya?
Mari kita masuk ke dunia di antara genangan air hujan, jembatan tengah malam, dan pasar di awan—di mana keajaiban dan bahaya sama-sama nyata.