Ukuran teks
18

Ketika Kesuksesan Tidak Cukup

1988. Paulo Coelho baru saja menerbitkan "The Alchemist"—buku yang akan mengubah hidupnya dan menjual lebih dari 65 juta eksemplar di seluruh dunia. 

Dia sudah mencapai apa yang dia impikan. Penulis sukses. Diakui. Dikagumi.

Tapi ada sesuatu yang salah. 

Di tengah kesuksesan, dia merasa hampa. Ada kegelapan di dalam dirinya yang tidak hilang dengan pujian atau royalti. Ada rasa bersalah tentang masa lalunya yang menghantuinya. Ada ketakutan-ketakutan yang dia sembunyikan bahkan dari dirinya sendiri. 

Dan kemudian datang visi. 

Dalam meditasi, gurunya—yang dia sebut J.—menerima pesan: "Pergi ke gurun. Temui malaikatmu." 

Malaikat pelindung—konsep yang ada di berbagai tradisi spiritual. Makhluk cahaya yang membimbing kita, melindungi kita, tapi kebanyakan kita tidak pernah melihat atau berbicara dengannya karena kita terlalu sibuk dengan kebisingan dunia. 

J. memberikan Paulo tugas yang tampak mustahil: Dalam 40 hari, dia harus belajar channeling—berbicara langsung dengan malaikat pelindungnya. Dan dia harus melakukannya di gurun Mojave, salah satu tempat paling brutal di Bumi. 

Paulo dan istrinya Chris berangkat ke Amerika. Mereka menyewa mobil dan mulai berkendara menembus gurun yang luas, panas, dan tandus. 

Mereka tidak tahu apa yang mereka cari. Mereka tidak tahu siapa yang akan mereka temui. 

Tapi gurun punya cara untuk mengungkapkan kebenaran. Dan kebenaran yang menunggu Paulo jauh lebih menakutkan daripada yang dia bayangkan.

Ini adalah cerita tentang perjalanan itu. Tentang kelompok misterius wanita yang disebut The Valkyries. Tentang menghadapi setan-setan dalam diri kita. Dan tentang menemukan cahaya di tempat paling gelap.

 


1 dari 11