Ukuran teks
18

Seorang Pria, Seekor Keledai, dan Pegunungan

Bayangkan ini: Anda berusia 28 tahun, patah hati, bingung tentang masa depan. Jadi Anda memutuskan untuk pergi berjalan kaki—sendirian—melintasi pegunungan terpencil di Prancis Selatan selama 12 hari. 

Tidak ada GPS. Tidak ada ponsel. Tidak ada hotel. Hanya Anda, ransel improvisasi, dan seekor keledai keras kepala bernama Modestine yang menolak berjalan lebih dari 2 kilometer per jam. 

Kedengarannya seperti ide yang mengerikan, bukan? 

Tapi itulah yang dilakukan Robert Louis Stevenson pada musim gugur 1878—dan pengalaman itu mengubah hidupnya. Lebih dari itu, buku yang dia tulis tentang perjalanan sederhana itu menjadi salah satu travel writing klasik yang masih dibaca 145 tahun kemudian. 

"Travels with a Donkey in the Cévennes" bukan tentang destinasi eksotis atau petualangan heroik. Ini tentang berjalan lambat. Tentang frustrasi dengan keledai yang tidak kooperatif. Tentang tidur di bawah bintang dengan sleeping bag yang bocor. Tentang merasa kesepian dan bertanya-tanya apakah Anda membuat keputusan bodoh. 

Dengan kata lain: ini tentang perjalanan yang sebenarnya—bukan versi Instagram-nya. Dan di situlah kekuatannya. 

Karena Stevenson menemukan sesuatu di pegunungan Cévennes yang tidak bisa dia temukan di kota: dirinya sendiri. 

Mari kita ikuti jejaknya.

 


1 dari 13