Ukuran teks
18

Cek yang Akan Mengubah Dunia

Bayangkan ini: Kakekmu meninggal. Dia meninggalkan rumah senilai 5 miliar rupiah yang dia beli 40 tahun lalu dengan harga 50 juta. Dia meninggalkan saham-saham yang sudah tumbuh selama puluhan tahun. Investasi properti. Portfolio yang dibangun perlahan sepanjang hidupnya. 

Sekarang, semua itu jadi milikmu. 

Tapi kamu bukan kakekmu. Kamu tidak percaya pada sistem yang sama. Kamu tidak peduli perusahaan menghasilkan untung 30% kalau mereka membuang limbah beracun ke sungai. Kamu tidak mau investasi di perusahaan yang mempekerjakan anak-anak di pabrik dengan 

upah 2 dollar sehari. Kamu tidak tertarik dengan "maksimalisasi nilai pemegang saham" kalau itu berarti planet ini terbakar. 

Pertanyaannya: Apa yang akan kamu lakukan dengan kekayaan itu? 

Lipat gandakan skenario ini dengan jutaan orang. Bukan miliar rupiah—tapi 100 triliun dollar. Seratus. Triliun. Dollar. 

Ini bukan fiksi ilmiah. Ini bukan prediksi jauh di masa depan. Ini sedang terjadi sekarang. 

Dalam 10-20 tahun ke depan, generasi Baby Boomers (lahir 1946-1964) akan mentransfer kekayaan terbesar dalam sejarah manusia kepada generasi Milenial dan Gen Z—yang Ken Costa sebut "Zennials." 

Dan transfer ini tidak hanya tentang uang. Ini tentang kekuasaan. Tentang nilai. Tentang masa depan kapitalisme itu sendiri. 

Ken Costa—mantan Chairman UBS Investment Bank, investor dengan dana 20 miliar dollar yang fokus pada generasi muda—menulis buku ini dengan pesan yang jelas dan mendesak:

"Jika kedua generasi ini tidak belajar bekerja sama, kapitalisme akan mati."

Kedengarannya dramatis? Mari kita lihat mengapa dia benar.

 


1 dari 9