Ukuran teks
18

Orang Indian yang Tidak Kamu Lihat

Pikirkan tentang orang asli Amerika—Native Americans, Indian Amerika. Apa yang muncul di pikiran Anda? 

Mungkin gambar dari film Western: kepala suku dengan mahkota bulu di padang rumput yang luas. Mungkin mascot tim olahraga. Mungkin karakter dari buku sejarah tentang masa lalu yang jauh. 

Tapi ada satu tempat yang mungkin tidak pernah Anda bayangkan menemukan mereka: di kota. 

Di apartemen kumuh Oakland. Di bus pagi menuju pekerjaan. Di kedai donat. Di penjara. Di sekolah umum. Di rumah sakit. Di jalanan yang sama yang Anda lewati setiap hari. 

Mereka ada di sana. Tapi mereka tidak terlihat. 

Ini adalah paradoks yang menyakitkan: Ada sekitar 5,2 juta orang Native American di Amerika Serikat. Lebih dari 70% dari mereka tinggal di kota—bukan di reservasi. Tapi ketika orang berpikir tentang "Indian," mereka tidak pernah membayangkan pria yang mengenakan hoodie menunggu bus. Atau wanita bekerja sebagai kasir. Atau anak muda dengan smartphone di tangan. 

Jika Anda tidak cocok dengan stereotip, Anda tidak terlihat. 

Tommy Orange menulis "There There" untuk membuat mereka terlihat—orang-orang Native American urban yang hidup di persimpangan antara dua dunia yang tidak pernah benar-benar mengklaim mereka. 

Judulnya diambil dari kutipan terkenal Gertrude Stein tentang Oakland: "There is no there there"—tidak ada "di sana" di sana. Tidak ada pusat. Tidak ada esensi. Tidak ada tempat untuk pulang.

Dan ini adalah perasaan yang mendefinisikan karakter-karakter dalam buku ini: mencari "di sana"—tempat untuk belong, identitas untuk dipegang, rumah yang tidak pernah benar-benar mereka miliki. 

Mari kita temui mereka.

 


1 dari 9