Lari yang Tidak Pernah Sampai
Bayangkan Anda sudah berlari selama 30 tahun.
Dari jalan-jalan berdebu di Amarillo, Texas, melompati pagar peternakan dan menghindari ular berbisa. Di jalur lari kampus University of Virginia sebagai atlet beasiswa. Di jalanan New York City saat membangun karir dan keluarga. Di atas treadmill rumah pada pagi-pagi buta sebelum anak-anak bangun.
30 tahun. Ribuan mil. Puluhan marathon dan triathlon.
Orang-orang bilang Anda terdisiplin. Sehat. Inspiratif.
"Wow, Amy selalu lari. Dia begitu konsisten!"
Tapi tidak ada yang pernah bertanya: "Dari apa kamu lari?"
Amy Griffin tampak memiliki hidup yang sempurna. Pengusaha sukses, founder venture capital G9 Ventures. Ibu empat anak. Istri dari pria yang mencintainya. Board member di The Metropolitan Museum of Art dan Bumble.
Tinggi, pirang, atletis. Cerdas, pekerja keras, berhasil. Dari luar, semuanya "sempurna."
Tapi di dalam, ada sesuatu yang mengganggu. Sesuatu yang tidak bisa dia beri nama. Sesuatu yang membuat dia merasa seperti penonton dalam hidupnya sendiri.
Sampai suatu malam, putrinya yang berusia 10 tahun mengonfrontasinya:
"Kamu di sini, tapi kamu tidak di sini. Di mana kamu, Mom?"
Pertanyaan itu memecahkan sesuatu di dalam Amy. Dan memulai perjalanan yang akan membawanya ke tempat-tempat yang tidak pernah dia bayangkan—ke dunia terapi psikedelik, ke ruang sidang pengadilan, dan akhirnya, pulang ke Texas di mana semuanya dimulai.
"The Tell" adalah kisah tentang bagaimana tubuh menyimpan rahasia yang pikiran tidak mau ingat. Tentang bagaimana trauma masa kecil membentuk kita dengan cara yang tidak kita sadari. Dan tentang kekuatan luar biasa dari kebenaran—betapapun menyakitkannya—untuk membebaskan kita.
Mari kita mulai dari awal. Dari toko serba ada yang berkilau di Texas.