Ukuran teks
18

Satu Orang Tidak Cukup

Andrew Carnegie, salah satu orang terkaya dalam sejarah Amerika, pernah diminta menulis epitaph untuk batu nisannya sendiri. 

Apa yang dia tulis? 

Bukan tentang kekayaannya. Bukan tentang kerajaan bisnis yang dia bangun. Bukan tentang pencapaian personalnya. 

Yang dia tulis sederhana tapi profound: 

"Di sini terbaring seorang pria yang tahu bagaimana membawa orang-orang yang lebih pintar darinya untuk bekerja bersamanya." 

Baca lagi kalimat itu. 

Carnegie—salah satu industrialis paling sukses yang pernah hidup—tidak mengklaim bahwa dia yang terpintar. Dia tidak mengatakan bahwa dia yang terhebat. Keahliannya yang dia anggap paling berharga adalah kemampuan untuk membangun tim. 

John C. Maxwell, ahli kepemimpinan yang telah melatih jutaan pemimpin di seluruh dunia, membuka "Teamwork 101" dengan pertanyaan sederhana: 

"Apa yang bisa Anda capai sendirian?" 

Mungkin Anda bisa menulis buku. Melukis lukisan. Membangun meja. Memasak makanan enak. 

Sekarang pertanyaan berikutnya: 

"Apa yang bisa Anda capai dengan tim yang luar biasa?" 

Membangun perusahaan. Mengubah industri. Memenangkan kejuaraan. Meluncurkan roket ke bulan. Mengubah dunia.

Perbedaan antara apa yang bisa Anda capai sendirian vs dengan tim bukan hanya kuantitatif—lebih banyak atau lebih sedikit. Perbedaannya adalah kualitatif—hal-hal yang mustahil sendirian menjadi mungkin bersama tim. 

Seperti yang Maxwell tulis: "Satu terlalu kecil untuk angka yang hebat." 

Buku ini tentang bagaimana mengubah sekelompok individu menjadi tim yang unstoppable. Mari kita mulai.

 


1 dari 12