Kutukan yang Menunggu Selama 42 Tahun
Bayangkan ini: Anda berusia 18 tahun, ambisius, penuh mimpi. Anda mendapat kesempatan sekali seumur hidup—penggalian arkeologi di Valley of the Kings, Mesir. Tempat di mana firaun-firaun kuno dimakamkan. Tempat di mana sejarah menunggu untuk ditemukan.
Dan Anda menemukan sesuatu yang luar biasa—makam firaun wanita yang dilupakan sejarah. Kalung emas yang membuktikan dia bukan hanya permaisuri biasa, tetapi penguasa yang kuat.
Tapi di saat kemenangan terbesar Anda, tragedi terbesar hidup Anda juga terjadi.
Kapal yang membawa suami dan putri bayi Anda kembali ke Inggris... tenggelam. Tidak ada yang selamat.
Dalam satu malam, Anda kehilangan segalanya.
Jadi Anda membuat sumpah: tidak akan pernah kembali ke Mesir. Tidak akan pernah menyentuh artefak dari makam itu lagi. Karena setiap kali Anda melihatnya, Anda mengingat apa yang hilang.
Lalu 42 tahun kemudian—di malam Met Gala paling glamor tahun 1978, ketika Anda pikir Anda sudah mengubur masa lalu—kalung itu muncul kembali.
Dan dicuri.
Dan tiba-tiba, semua rahasia yang Anda kubur, semua rasa sakit yang Anda tekan, semua pertanyaan yang Anda hindari—semuanya meledak ke permukaan.
Dan satu-satunya cara untuk menemukan kebenaran adalah melakukan satu hal yang Anda sumpah tidak akan pernah lakukan:
Kembali ke Mesir.
Ini adalah cerita Charlotte Cross—dan bagaimana satu malam mengubah segalanya.