Suara yang Lahir dari Gunung
Bayangkan ini: Anda tumbuh di sebuah pondok kayu satu kamar di pegunungan Appalachian, Tennessee. Tidak ada listrik. Tidak ada air mengalir. Tidak ada toilet dalam rumah. Dua belas anak tidur bersusun seperti kayu bakar di tempat tidur yang sama.
Ayah Anda adalah petani tembakau yang hampir tidak bisa membaca. Ibu Anda melahirkan anak hampir setiap dua tahun. Kemiskinan bukan sekadar kondisi ekonomi—itu adalah realitas yang menempel di kulit Anda seperti debu dan keringat.
Tapi di tengah kemiskinan itu, ada satu hal yang kaya: musik.
Setiap malam, keluarga berkumpul di sekitar radio tabung tua, mendengarkan Grand Ole Opry dari Nashville. Suara-suara seperti Hank Williams, Kitty Wells, dan Ernest Tubb mengalir melalui udara pegunungan, membawa mimpi-mimpi yang lebih besar dari pondok kayu itu.
Dan di sudut ruangan, seorang gadis kecil berusia 6 tahun dengan rambut pirang kusut berdiri di atas bangku kayu, memegang sapu sebagai mikrofon, bernyanyi dengan suara yang jernih dan kuat—suara yang suatu hari akan dikenal seluruh dunia.
"Suatu hari," bisiknya pada dirinya sendiri, "aku akan jadi bintang di radio itu."
Gadis kecil itu adalah Dolly Rebecca Parton.
Dan dalam bukunya "Star of the Show: My Life on Stage," dia menceritakan perjalanan luar biasa dari pondok kayu di Sevierville, Tennessee, hingga panggung-panggung paling prestisius di dunia—sebuah perjalanan yang membuktikan bahwa mimpi yang cukup besar bisa mengangkat Anda dari mana pun Anda berasal.
Mari kita mulai perjalanan ini.