Lagu yang Tidak Terdengar
Tahun 2010. Ruang tunggu rumah sakit di Philadelphia.
Seorang gadis kecil berusia enam tahun bernama Emily Whitehead duduk di pangkuan ayahnya. Rambutnya rontok karena kemoterapi. Tubuhnya kurus kering. Matanya kehilangan cahaya.
Emily menderita leukemia limfoblastik akut—kanker darah yang sangat agresif. Dia sudah menjalani dua putaran kemoterapi. Keduanya gagal. Kankernya kembali, lebih ganas dari sebelumnya.
Dokter memberitahu orangtuanya: "Tidak ada lagi pilihan pengobatan standar. Tapi ada satu percobaan eksperimental..."
Percobaan itu melibatkan sesuatu yang terdengar seperti fiksi sains: mengambil sel dari tubuh Emily sendiri, merekayasa ulang sel-sel itu di laboratorium untuk menjadi pembunuh kanker, lalu memasukkannya kembali ke tubuhnya.
Terapi CAR-T cell. Pada tahun 2010, ini masih sangat eksperimental. Emily akan menjadi anak pertama yang menerimanya.
Orangtuanya tidak punya pilihan lain. Mereka setuju.
Apa yang terjadi selanjutnya mengubah sejarah kedokteran—dan membuktikan sesuatu yang para ilmuwan sudah duga selama ratusan tahun:
Sel adalah unit fundamental kehidupan. Dan jika kita bisa memahami sel, memanipulasi sel, kita bisa mengubah kedokteran selamanya.
Inilah cerita tentang bagaimana kita menemukan sel. Bagaimana kita memahaminya. Dan bagaimana kita akhirnya belajar untuk menggunakannya sebagai obat.
Ini adalah cerita tentang "lagu" sel—simfoni mikroskopis yang membuat kita hidup.
Mari kita mulai dari awal.