Anda Tidak Menjual Apa yang Anda Pikir Anda Jual
Jika Anda berpikir Anda menjual produk, pikirkan lagi.
McDonald's? Mereka tidak menjual hamburger—mereka menjual pengalaman, konsistensi, dan kenyamanan. Federal Express? Bukan paket—tetapi ketenangan pikiran. American Express? Bukan kartu plastik—tetapi status dan perlindungan.
Lebih dari 75% pekerja Amerika saat ini bekerja di sektor jasa. Kita tidak lagi memproduksi barang yang bisa dilihat, diraba, atau dicium. Kita menawarkan hal-hal yang tidak terlihat: konsultasi hukum, perawatan kesehatan, desain grafis, konseling keuangan, pendidikan.
Namun kebanyakan dari kita masih memasarkan jasa seolah-olah itu produk—strategi yang sudah ketinggalan zaman 20 tahun.
Inilah masalah fundamental: Ketika Anda membeli mobil, Anda bisa melihatnya, mendengar mesinnya, mencoba kemudi, mencium bau interior kulit. Tetapi ketika Anda membeli jasa—konsultan, pengacara, akuntan, desainer—Anda membeli janji. Sesuatu yang belum ada. Sesuatu yang tidak bisa Anda lihat, sentuh, atau kembalikan jika tidak puas.
Itulah mengapa prospek Anda hampir gemetar karena khawatir ketika mereka datang kepada Anda. Dan di situlah marketing Anda harus dimulai: dengan pemahaman yang jelas tentang jiwa yang khawatir itu.
Mari saya tunjukkan bagaimana menjual sesuatu yang tidak terlihat.