Pertanyaan Satu Juta Dolar
Tahun 1908. Seorang pemuda berusia 25 tahun—miskin, tidak punya gelar perguruan tinggi, bekerja sebagai wartawan dengan gaji pas-pasan—duduk di kantor megah salah satu orang terkaya di Amerika: Andrew Carnegie.
Carnegie, yang membangun kerajaan baja dan menjadi salah satu miliarder pertama di dunia, menatap pemuda itu dan mengajukan pertanyaan yang akan mengubah sejarah:
"Bagaimana jika saya memberi Anda akses ke 500 orang paling sukses di Amerika—industrialis, penemu, pemimpin, miliarder—dan Anda menghabiskan 20 tahun mewawancarai mereka untuk menemukan formula kesuksesan yang bisa direplikasi oleh siapa saja? Apakah Anda mau?"
"Oh, satu hal lagi," tambah Carnegie. "Saya tidak akan membayar Anda. Anda harus mencari nafkah sendiri selama 20 tahun itu. Ini adalah kontribusi Anda untuk umat manusia."
Pemuda itu—Napoleon Hill—punya 60 detik untuk memutuskan. Setelah 29 detik, dia berkata: "Ya, saya akan melakukannya."
Carnegie tersenyum. Dia sudah bertaruh dengan rekannya bahwa pemuda ini akan setuju dalam 60 detik. Hill lulus tes pertama: kemampuan untuk membuat keputusan cepat dan pasti.
Yang dimulai hari itu adalah perjalanan 50 tahun—bukan 20—yang menghasilkan wawancara dengan lebih dari 500 orang sukses termasuk Henry Ford, Thomas Edison, John D. Rockefeller, Theodore Roosevelt, dan Alexander Graham Bell.
Dan akhirnya, Hill menemukan apa yang dicarinya: Kesuksesan bukanlah keajaiban. Kesuksesan adalah ilmu.
"The Science of Personal Achievement" adalah puncak dari riset seumur hidupnya—17 prinsip yang jika diterapkan secara sistematis, akan membawa siapa saja dari mana saja ke level pencapaian yang mereka inginkan.
Tidak ada keberuntungan. Tidak ada keajaiban. Hanya ilmu yang bisa dipelajari.
Mari kita mulai.