Dua Salesman di Satu Kantor
Mari saya ceritakan tentang dua orang salesman di kantor yang sama.
Salesman A datang setiap pagi dengan buku pitch yang sempurna. Dia hafal setiap fitur produk, setiap statistik, setiap closing technique dari buku penjualan terlaris. Dia menelepon 100 prospek per hari. Dia agresif. Dia gigih. Dia tidak pernah menyerah.
Tapi angka penjualannya? Biasa saja.
Salesman B sepertinya lebih santai. Dia tidak menelepon sebanyak itu. Dia tidak punya pitch yang sempurna. Kadang dia menghabiskan satu jam penuh berbicara dengan satu prospek tentang hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan produk—anak, hobi, masalah bisnis mereka.
Tapi angka penjualannya? Konsisten di puncak. Bulan demi bulan.
Apa bedanya?
Salesman A menjual produk. Salesman B membangun hubungan.
Salesman A fokus pada closing. Salesman B fokus pada orang.
Salesman A mengikuti teknik. Salesman B mengikuti prinsip.
Inilah inti dari "The Sales Advantage"—buku yang ditulis berdasarkan prinsip-prinsip Dale Carnegie yang telah mengubah jutaan orang selama hampir seabad. Prinsip yang sederhana namun revolutionary:
Orang tidak membeli dari perusahaan. Mereka membeli dari orang yang mereka percaya, suka, dan hormati.
Buku ini bukan tentang trik penjualan. Bukan tentang cara memanipulasi orang untuk mengatakan "ya." Ini tentang cara menjadi tipe orang yang orang lain ingin berbisnis dengannya.
Mari kita pelajari bagaimana.