Ukuran teks
18

Pertanyaan yang Mengubah Segalanya

Coba jawab pertanyaan ini dengan jujur: 

Apakah Anda pernah merasa bahwa Anda spesial? Bahwa Anda punya sesuatu yang unik untuk ditawarkan kepada dunia? Bahwa dalam beberapa hal, Anda berbeda—dan mungkin sedikit lebih baik—dari kebanyakan orang? 

Jika Anda menjawab ya, selamat. 

Tunggu—sebelum Anda panik dan berpikir "Oh tidak, saya narsisis!"—mari kita klarifikasi sesuatu. 

Dr. Craig Malkin, psikolog klinis dari Harvard Medical School, telah menghabiskan puluhan tahun meneliti narsisme. Dan kesimpulannya mengejutkan: 

Merasa spesial itu sehat. Bahkan diperlukan. 

Masalahnya adalah kita telah salah memahami narsisme selama puluhan tahun. Kita memperlakukannya seperti penyakit menular—sesuatu yang harus dihindari sepenuhnya. Kita menggunakan kata "narsisis" sebagai hinaan. 

Tapi Malkin membuktikan: Narsisme itu spektrum. Dan sweet spot-nya ada di tengah. 

Terlalu rendah? Anda hilang dalam bayang-bayang orang lain, tidak pernah merasa cukup berharga untuk mengejar impian Anda. 

Terlalu tinggi? Anda menjadi monster egois yang tidak bisa mempertahankan hubungan atau mencapai kebahagiaan sejati. 

Tepat di tengah? Anda merasa cukup spesial untuk percaya pada diri sendiri, tetapi cukup rendah hati untuk peduli pada orang lain. 

Dalam "Rethinking Narcissism," Malkin membongkar mitos, memberikan alat untuk mengukur di mana Anda berada di spektrum, dan—yang paling penting—memberikan strategi konkret untuk:

● Mengidentifikasi narsisis dalam hidup Anda (dan memutuskan apakah Anda harus tetap atau pergi) 

● Melindungi diri Anda dari manipulasi narsistik 

● Membantu orang yang Anda cintai yang terjebak di ekstrem spektrum

● Menemukan keseimbangan yang sehat untuk diri Anda sendiri 

Mari kita mulai dengan pertanyaan sederhana: 

Apa sebenarnya narsisme itu?

 


1 dari 10