Ukuran teks
18

Sejarah yang Tidak Pernah Diceritakan

Bayangkan Anda membuka buku sejarah Amerika Serikat. Anda akan membaca tentang Christopher Columbus yang "menemukan" benua baru. Tentang Pilgrim Fathers yang mendarat di Plymouth Rock. Tentang Revolusi Amerika, Perang Saudara, ekspansi ke barat. 

Tapi ada yang aneh dengan cerita ini. 

Di setiap halaman, ada kekosongan. Ruang yang tidak terisi. Suara yang tidak terdengar. 

Pada tahun 1491—setahun sebelum Columbus datang—ada sekitar 5 juta orang hidup di wilayah yang sekarang disebut Amerika Serikat. Mereka punya peradaban kompleks, sistem pemerintahan, jaringan perdagangan yang membentang ribuan kilometer, bahasa, budaya, dan sejarah yang telah berlangsung ribuan tahun. 

Pada tahun 1900—empat abad kemudian—populasi mereka tinggal 237,000 orang. Penurunan 95%. 

Apa yang terjadi pada mereka? Ke mana mereka pergi? Dan mengapa cerita ini hampir tidak ada dalam narasi sejarah Amerika? 

Ned Blackhawk, profesor sejarah di Yale University dan anggota suku Te-Moak Western Shoshone, menghabiskan puluhan tahun mencari jawaban. Hasilnya adalah buku "The Rediscovery of America"—sebuah karya yang memenangkan Pulitzer Prize 2024 dan mengubah cara kita memahami sejarah Amerika. 

Ini bukan buku tentang "menambahkan" penduduk asli ke dalam sejarah Amerika. Ini tentang menyadari bahwa tidak ada sejarah Amerika tanpa penduduk asli—mereka bukan catatan kaki, mereka adalah cerita itu sendiri. 

Mari kita temukan kembali sejarah yang terkubur.

 


1 dari 10