Ketika Mantan Pacar Menjadi Klien
Bayangkan ini: Anda baru saja patah hati.
Pacar yang Anda pikir adalah "the one" tiba-tiba memutuskan Anda—tanpa penjelasan yang jelas, tanpa closure yang layak. Lalu seminggu kemudian, Anda melihat wajahnya di iklan reality dating show: Love Villa.
Dia mencari cinta di televisi nasional. Sementara Anda masih menangis sambil makan es krim di sofa.
Jadi apa yang Anda lakukan? Anda menulis novel. Novel tentang dia. Tentang patah hati Anda. Tentang balas dendam yang manis.
Empat tahun kemudian, Anda masih mencoba menerbitkan novel itu. Penolakan demi penolakan datang dari penerbit. Tagihan menumpuk. Tabungan menipis. Mimpi menjadi penulis terasa semakin jauh.
Lalu datang tawaran yang tidak bisa Anda tolak: ghostwriting memoar selebriti dengan bayaran besar. Deadline ketat, tapi uangnya cukup untuk bayar sewa beberapa bulan.
Anda bilang ya sebelum bertanya siapa selebritinya.
Dan tentu saja—tentu saja—selebriti itu adalah mantan pacar Anda yang meninggalkan Anda untuk reality TV.
Ini adalah awal kisah Temi dan Wale.
Lizzie Damilola Blackburn menulis "The Re-Write" sebagai eksplorasi tentang second chances—bukan hanya dalam cinta, tetapi dalam cara kita menulis narasi hidup kita sendiri.
Ini adalah cerita tentang bagaimana kita semua, dalam cara kita sendiri, terjebak dalam versi diri yang kita pikir harus kita jadi—sampai kehidupan memaksa kita untuk menulis ulang cerita itu.