Ukuran teks
18

Hari Ketika Saya Berteriak pada Anak Saya

Bayangkan ini: Anda sudah mengingatkan anak Anda lima kali untuk memakai sepatu. Lima kali. Dengan sabar. Dengan suara lembut. 

Tapi dia malah asyik main Lego, seolah tidak mendengar Anda. 

Jam terus berjalan. Anda sudah terlambat untuk meeting penting. Stres menumpuk. Dan kemudian— 

"CEPAT PAKAI SEPATUMU! SEKARANG!" 

Suara Anda meledak. Keras. Menakutkan. Anak Anda membeku, mata melebar, bibir mulai bergetar. 

Dan di detik itu, Anda melihat diri sendiri dari luar. Anda melihat seorang dewasa berteriak pada anak kecil hanya karena sepatu. Dan Anda merasa seperti orangtua terburuk di dunia. 

Selamat datang di dunia pengasuhan yang nyata. 

Hunter Clarke-Fields, mindful parenting coach dan host podcast "Mindful Mama," tahu persis perasaan ini. Karena dia pernah berada di sana. Berteriak. Merasa bersalah. Berjanji tidak akan mengulangi. Lalu mengulanginya lagi keesokan harinya. 

Sampai dia menemukan sesuatu yang mengubah segalanya. 

Bukan trik ajaib. Bukan strategi disiplin baru. Tapi cara fundamental yang berbeda untuk melihat pengasuhan—yang dimulai bukan dari anak, tetapi dari diri sendiri. 

Dalam "Raising Good Humans," Clarke-Fields tidak menulis buku parenting biasa yang penuh dengan "10 cara membuat anak menurut" atau "rahasia anak pintar." 

Sebaliknya, dia mengajukan pertanyaan yang jarang ditanyakan: 

"Bagaimana jika masalahnya bukan anak kita, tetapi reaksi kita terhadap anak kita?"

Mari kita mulai perjalanan ini—perjalanan yang akan mengubah bukan hanya cara Anda mengasuh, tetapi cara Anda melihat diri sendiri.

 


1 dari 12