Keluarga Sempurna yang Menyembunyikan Rahasia Gelap
Bayangkan kamu hidup di lingkungan suburban yang sempurna.
Rumah-rumah rapi dengan taman terawat. Tetangga yang ramah. Keluarga-keluarga yang terlihat bahagia.
Dan di antara mereka semua, ada keluarga Radley.
Peter dan Helen Radley dengan dua anak remaja mereka, Clara dan Rowan, tinggal di nomor 17 Orchard Lane, Bishopthorpe—desa kecil yang tenang di pinggiran kota Inggris.
Dari luar, mereka adalah keluarga yang sempurna. Atau setidaknya, mereka sangat berusaha untuk terlihat seperti itu.
Peter adalah guru sejarah yang sopan dan pendiam. Helen adalah ibu rumah tangga yang ramah meskipun agak tertutup. Clara adalah remaja vegetarian yang peduli lingkungan. Rowan adalah anak laki-laki yang sering di-bully di sekolah tapi tidak pernah melawan.
Mereka tidak makan daging. Mereka menghindari sinar matahari langsung. Mereka jarang keluar malam. Mereka tidak pernah menghadiri pesta tetangga.
Aneh? Mungkin sedikit. Tapi siapa yang benar-benar peduli? Semua orang punya keanehan mereka sendiri.
Tapi inilah rahasianya—rahasia yang bahkan Clara dan Rowan tidak tahu:
Keluarga Radley adalah vampir.
Bukan vampir dalam pengertian Hollywood dengan taring panjang dan jubah hitam. Bukan vampir yang tidur di peti mati atau takut pada bawang putih.
Mereka adalah vampir yang hidup di antara manusia. Yang bekerja, bersekolah, membayar pajak, dan berpura-pura bahwa mereka sama seperti orang lain.
Yang paling penting: mereka adalah vampir yang abstain—mereka tidak minum darah.
Peter dan Helen telah memilih untuk hidup sebagai manusia. Untuk menekan setiap naluri vampir mereka. Untuk mengangkat anak-anak mereka tanpa memberitahu mereka tentang warisan mereka.
Mereka pikir ini adalah jalan terbaik. Mereka pikir mereka melindungi anak-anak mereka. Mereka pikir mereka bisa terus berpura-pura selamanya.
Tapi rahasia seperti ini tidak bisa disembunyikan selamanya.
Matt Haig menulis "The Radleys" bukan sebagai cerita vampir tradisional. Ini adalah metafora brilian tentang identitas, penolakan diri, dan konsekuensi dari menyembunyikan siapa kita sebenarnya.
Dan dalam proses menceritakan kisah keluarga vampir yang mencoba menjadi normal, Haig mengajukan pertanyaan yang sangat manusiawi:
Apa yang terjadi ketika kita menyangkal nature kita yang sebenarnya? Apa harga yang kita bayar untuk diterima? Dan bisakah kita benar-benar bahagia ketika hidup kita adalah kebohongan?
Mari kita masuki dunia gelap dan mengejutkan dari keluarga Radley.