Ukuran teks
18

Jurnalisme yang Menembus Permukaan

Bayangkan Anda adalah jurnalis yang dikirim untuk meliput festival rock Kristen. Tugas sederhana: tulis artikel tentang remaja yang mendengarkan musik keras sambil memuji Tuhan. Tangkap keanehannya. Buat pembaca tertawa. Selesai. 

Tapi ketika Anda sampai di sana—di tengah lapangan berlumpur penuh dengan puluhan ribu remaja yang menangis, bernyanyi, dan berdoa dengan intensitas yang menakutkan—sesuatu berubah. 

Anda tidak lagi menjadi pengamat yang skeptis. Anda mulai merasakan sesuatu. Sesuatu yang Anda pikir sudah lama mati di dalam diri Anda sejak masa kecil Anda di gereja Selatan. 

Dan tiba-tiba, tugas sederhana Anda menjadi pertanyaan eksistensial: Apa yang sebenarnya saya cari? Mengapa saya meremehkan orang-orang yang mungkin menemukan sesuatu yang saya kehilangan? 

Ini adalah John Jeremiah Sullivan. 

Bukan jurnalis biasa yang datang, mengamati, dan pergi dengan kesimpulan yang nyaman. Dia adalah penulis yang berani masuk ke dalam dunia yang dia liput—benar-benar masuk—dan membiarkan dirinya diubah oleh pengalaman itu. 

"Pulphead" adalah koleksi esai dari salah satu penulis terbaik Amerika kontemporer. Bukan buku dengan narasi tunggal. Bukan memoar linear. Ini adalah rangkaian penyelaman mendalam ke berbagai sudut budaya Amerika—dari festival rock Kristen hingga konvensi penggemar Michael Jackson, dari sejarah kelam perbudakan hingga kebangkitan kembali Axl Rose. 

Yang membuat Sullivan luar biasa adalah ini: dia tidak pernah mencari jawaban yang mudah. Dia mencari kebenaran yang rumit.

Dan dalam proses mencarinya, dia menunjukkan kita sesuatu tentang Amerika—dan tentang diri kita sendiri—yang tidak kita lihat sebelumnya. 

Mari kita mulai perjalanan ini.

 


1 dari 11