Nubuatan yang Tidak Ingin Anda Dengar
Tahun 1972. Robert Kiyosaki, usia 25 tahun, pulang dari Vietnam. Dia duduk di kantor kecil ayah temannya—pria yang dia panggil "Rich Dad"—untuk meminta nasihat tentang karir.
Rich Dad memandangnya dengan serius. "Robert, aku punya kabar buruk untukmu."
"Apa itu?"
"Suatu hari nanti—mungkin 30, 40, atau 50 tahun dari sekarang—akan ada krisis ekonomi terbesar dalam sejarah umat manusia. Lebih besar dari Great Depression. Lebih menghancurkan dari krisis mana pun yang pernah kita lihat."
Robert terdiam. "Kenapa Anda berpikir begitu?"
Rich Dad menjelaskan: "Karena pemerintah membuat keputusan-keputusan bodoh hari ini yang akan meledak di masa depan. Mereka menciptakan sistem yang tidak sustainable. Dan ketika sistem itu runtuh, jutaan orang akan kehilangan segalanya."
Lalu dia berkata dengan tenang: "Tapi kamu tidak perlu menjadi salah satu dari mereka."
Fast forward ke 2013. Robert Kiyosaki menulis "Prophecy"—buku yang memperingatkan bahwa nubuatan Rich Dad sedang terjadi sekarang.
Buku ini bukan tentang teori konspirasi. Bukan tentang pesimisme. Ini tentang realitas matematika yang tidak bisa dihindari—dan tentang bagaimana Anda bisa tidak hanya bertahan, tetapi profit dari badai yang datang.
Pertanyaannya: Apakah Anda akan menjadi korban atau pemenang ketika badai itu tiba?
Mari kita mulai.