Pria di Balik Layar
Semua orang tahu Warren Buffett—investor legendaris, orang terkaya ketiga di dunia, "Oracle of Omaha." Tapi sedikit yang tahu tentang pria yang duduk di sebelahnya selama lebih dari 50 tahun, pria yang Buffett sendiri sebut "lebih pintar dan lebih bijaksana" darinya.
Nama pria itu: Charlie Munger.
Bill Gates mengatakan Charlie Munger adalah "pemikir paling luas yang pernah saya temui." Warren Buffett mengatakan tanpa Charlie, Berkshire Hathaway mungkin akan jadi perusahaan yang benar-benar berbeda—mungkin tidak akan mencapai ketinggian yang sama.
Tapi Charlie Munger tidak suka sorotan. Dalam rapat pemegang saham Berkshire Hathaway yang terkenal, ketika Warren berbicara panjang lebar menjawab pertanyaan, Charlie sering hanya berkata empat kata: "I have nothing to add" (Saya tidak punya yang perlu ditambahkan).
Tapi jangan salah. Keheningan Charlie bukan karena ia tidak punya apa-apa untuk dikatakan. Sebaliknya—ketika ia berbicara, setiap kata mengandung kebijaksanaan yang dikumpulkan dari puluhan tahun belajar lintas disiplin ilmu.
"Poor Charlie's Almanack" adalah kumpulan pidato dan pemikiran Charlie Munger, dikompilasi oleh Peter Kaufman. Buku ini dinamai sebagai penghormatan kepada Benjamin Franklin dan "Poor Richard's Almanack"-nya—karena seperti Franklin, Charlie percaya pada kebijaksanaan praktis yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ini bukan buku investasi biasa. Ini adalah peta jalan untuk berpikir lebih jernih, membuat keputusan lebih baik, dan hidup lebih bijaksana.