Ukuran teks
18

Berapa Iklan yang Anda Lihat Hari Ini?

Bangun pagi. Cek ponsel. Notifikasi. Iklan. 

Mandi. Radio. Iklan. 

Sarapan. Buka koran. Setengah halaman adalah iklan. 

Jalan ke kantor. Billboard di mana-mana. Iklan di bus. Iklan di stasiun. 

Buka laptop. Email. Setengahnya spam promosi. 

Browsing. Pop-up. Banner ads. Video ads yang auto-play. 

Buka media sosial. Sponsored posts setiap 3 scrolls. 

Makan siang. TV di restoran. Iklan. 

Pulang kerja. Lagi-lagi billboard. Lagi-lagi iklan radio. 

Malam. Nonton TV. Setiap 10 menit, interupsi iklan. 

Menurut penelitian, rata-rata orang terpapar 3.000-5.000 pesan marketing SETIAP HARI.

Dan berapa yang Anda ingat? 

Lima? Tiga? Satu? 

Kebanyakan orang tidak ingat sama sekali. 

Inilah masalahnya: Dunia penuh dengan noise. Dan semakin keras semua orang berteriak, semakin sedikit yang didengar.

Tahun 1999, Seth Godin—mantan VP Marketing Yahoo dan pendiri salah satu internet marketing company pertama—menulis buku yang mengubah cara kita berpikir tentang marketing. 

Judulnya: "Permission Marketing." 

Premisnya sederhana tapi revolusioner: 

Alih-alih menginterupsi orang dengan iklan yang tidak mereka minta, bagaimana jika kita meminta izin mereka terlebih dahulu? Bagaimana jika marketing bukan tentang berteriak paling keras, tapi tentang membangun hubungan berdasarkan kepercayaan? 

Buku ini ditulis 25 tahun lalu. Tapi di era spam email, iklan yang mengikuti kita kemana-mana, dan notifikasi yang tidak ada habisnya—pesannya lebih relevan dari sebelumnya. 

Mari kita mulai.

 


1 dari 13