Ukuran teks
18

Saat Anak Anda Memicu "Luka Lama"

Sarah, seorang ibu berusia 35 tahun, datang ke sesi konseling dengan wajah lelah dan bersalah. 

"Saya tidak mengerti," katanya pelan. "Saya mencintai anak saya. Saya benar-benar mencintainya. Tapi setiap kali dia menangis—terutama tangisan histeris yang tidak berhenti—ada sesuatu di dalam diri saya yang... meledak." 

"Saya berteriak padanya. Saya mengatakan hal-hal yang saya sesali. Dan yang paling menakutkan, saya kadang merasa ingin... lari. Meninggalkan dia. Padahal dia hanya anak berusia 4 tahun yang butuh ibunya." 

Terapis bertanya: "Ceritakan tentang masa kecil Anda. Apa yang terjadi ketika Anda menangis?" 

Sarah terdiam. Matanya berkaca-kaca. 

"Ibu saya... dia selalu bilang 'Stop menangis atau aku tinggalkan kamu di sini.' Dan suatu kali, ketika saya berusia 5 tahun dan tidak bisa berhenti menangis di supermarket, dia benar-benar berjalan pergi. Dia bersembunyi di gang lain. Saya mencarinya sambil menangis histeris selama... rasanya seperti selamanya. Mungkin hanya 5 menit, tapi bagi saya..." 

Terapis mengangguk. "Dan sekarang, ketika anak Anda menangis, apa yang muncul?" 

"Panik," Sarah berbisik. "Panik yang sama. Dan kemarahan yang sama yang saya rasakan pada ibu saya dulu." 

Inilah inti dari buku "Parenting from the Inside Out":

Cara Anda mengasuh anak bukan hanya tentang strategi, teknik, atau apa yang Anda baca di buku parenting. Cara Anda mengasuh anak adalah refleksi langsung dari bagaimana Anda sendiri diasuh—dan lebih penting lagi, bagaimana Anda telah (atau belum) memproses pengalaman masa kecil Anda. 

Daniel Siegel dan Mary Hartzell, melalui penelitian neuroscience dan puluhan tahun praktik klinis, menemukan satu kebenaran fundamental: 

"Your issues become your child's issues." 

Trauma yang tidak diselesaikan, luka emosional yang tidak diproses, pola relasi yang tidak disadari—semua ini akan tanpa sadar Anda "turunkan" kepada anak Anda. 

Tapi ada kabar baik: Awareness adalah langkah pertama menuju perubahan. 

Mari kita mulai perjalanan ini—perjalanan ke dalam diri Anda sendiri, untuk menjadi orang tua yang lebih baik bagi anak Anda.

 


1 dari 10