Ukuran teks
18

Otak Anda Sedang Tenggelam

Coba ingat pagi Anda tadi. 

Sebelum sarapan selesai, Anda sudah: 

● Mengecek 3 aplikasi media sosial 

● Membaca 15 email 

● Melihat 50 notifikasi 

● Memutuskan apa yang akan dipakai 

● Memilih sarapan dari 20 opsi di kulkas 

● Memikirkan to-do list hari ini yang ada 30 item 

● Mendengar berita tentang 10 kejadian di seluruh dunia 

Dan itu baru 2 jam pertama hari Anda. 

Daniel Levitin, neuroscientist dan psikolog kognitif dari McGill University, punya data mengejutkan: 

Pada tahun 2011, rata-rata orang Amerika memproses informasi 5 kali lebih banyak setiap hari dibanding tahun 1986. 

Lima kali lipat. Dalam satu generasi. 

Kita menonton rata-rata 5 jam televisi sehari—setara dengan memproses 20 gigabyte gambar audio-visual. Kita membaca sekitar 100,000 kata sehari dari berbagai sumber. Kita membuat lebih banyak keputusan dalam sehari daripada nenek moyang kita dalam seminggu. 

Tidak heran kita sering: 

● Lupa di mana menaruh kunci mobil 

● Melewatkan appointment penting 

● Merasa kewalahan dengan to-do list 

● Lelah meskipun belum melakukan apa-apa

● Sulit fokus lebih dari 5 menit 

Ini bukan karena Anda pelupa atau malas. Ini karena otak Anda tidak dirancang untuk menangani volume informasi ini. 

Tapi ada kabar baik. 

Levitin menghabiskan 40 tahun mempelajari otak—bagaimana kita memproses informasi, bagaimana kita membuat keputusan, bagaimana kita mengingat dan melupakan. Dan dia menemukan: orang-orang yang terorganisir dengan baik bukan karena mereka lebih pintar. Mereka hanya memahami bagaimana otak bekerja—dan bekerja dengan otak mereka, bukan melawannya. 

"The Organized Mind" bukan buku self-help dengan tips motivasi kosong. Ini adalah panduan berbasis neuroscience tentang bagaimana mengorganisir kehidupan Anda—dari laci dapur hingga keputusan karir—dengan cara yang selaras dengan bagaimana otak Anda sebenarnya bekerja. 

Mari kita mulai dengan memahami musuh terbesar produktivitas Anda: informasi yang berlebihan.

 


1 dari 11