Kenangan yang Terlupakan
Pernahkah Anda kembali ke tempat masa kecil Anda dan tiba-tiba ingat sesuatu yang sudah lama Anda lupakan?
Bukan ingatan biasa—bukan tentang mainan favorit atau teman sekolah. Tapi ingatan yang aneh, yang tidak masuk akal, yang membuat Anda bertanya: "Apakah ini benar-benar terjadi? Atau aku hanya bermimpi?"
Seorang pria kembali ke desa di mana dia dibesarkan untuk menghadiri pemakaman. Setelah upacara, alih-alih pulang, dia mengemudi tanpa tujuan—hanya mengikuti jalan-jalan yang sudah lama tidak dilewati.
Dia menemukan dirinya di ujung sebuah jalan pedesaan. Di sana ada sebuah rumah pertanian tua. Dan di belakang rumah itu, ada sebuah kolam.
Lettie Hempstock dulu menyebutnya lautan. "Ini bukan kolam," katanya dengan yakin pada usia 11 tahun. "Ini lautan."
Dan ketika dia berusia tujuh tahun, dia percaya padanya.
Saat dia duduk di tepi "lautan" itu, kenangan mulai banjir—kenangan yang sudah dia lupakan selama puluhan tahun. Kenangan tentang hal-hal yang mustahil. Tentang makhluk-makhluk dari dunia lain. Tentang pengorbanan yang tak terbayangkan.
Tentang gadis bernama Lettie Hempstock yang menyelamatkan hidupnya.
"The Ocean at the End of the Lane" adalah kisah kenangan itu—setengah nyata, setengah fantasi, sepenuhnya ajaib.
Neil Gaiman menulis buku ini sebagai surat cinta untuk masa kecil, untuk persahabatan, dan untuk semua hal yang kita lupakan ketika kita tumbuh dewasa.
Mari kita masuki kenangan itu bersama.