Mangkuk Kacang Mete yang Mengungkap Kebenaran
Bayangkan ini: Anda sedang duduk di ruang tamu teman, mengobrol santai sambil menunggu makan malam. Di meja depan Anda ada semangkuk kacang mete.
Tanpa sadar, tangan Anda mengambil satu kacang. Lalu satu lagi. Dan lagi. Dan lagi. Sebelum Anda menyadarinya, setengah mangkuk sudah habis. Padahal Anda tidak lapar. Bahkan Anda sedang mencoba diet.
Lalu teman Anda mengambil mangkuk itu dan menyimpannya di dapur. "Terima kasih!" kata Anda dengan lega. "Kalau tidak diambil, aku akan habiskan semuanya."
Momen ini—momen mangkuk kacang mete sederhana—mengungkap kebenaran fundamental tentang sifat manusia yang diabaikan ekonomi selama berabad-abad:
Kita bukan makhluk yang sepenuhnya rasional. Kita mudah terpengaruh. Dan kadang, keputusan terbaik kita adalah ketika orang lain membantu kita membuat keputusan itu.
Inilah inti dari "Nudge"—buku revolusioner yang ditulis oleh ekonom peraih Nobel Richard Thaler dan profesor hukum Harvard Cass Sunstein. Buku yang mengubah cara pemerintah membuat kebijakan, perusahaan mendesain produk, dan kita semua memahami mengapa kita melakukan apa yang kita lakukan.
Tapi sebelum masuk lebih dalam, mari kita mulai dengan pertanyaan yang tampaknya sederhana:
Apakah Anda benar-benar bebas memilih?