Ukuran teks
18

Satu Catatan, Seribu Penyesalan

Bayangkan ini: Anda dan dua sahabat lama sedang menikmati akhir pekan di Hamptons—tempat mewah, anggur yang enak, matahari yang hangat. Seharusnya ini adalah pelarian sempurna dari kehidupan yang penuh tekanan. 

Lalu seseorang mencuri tempat parkir Anda dengan kasar. Tidak ada permisi. Tidak ada maaf. Hanya arogansi murni. 

Frustrasi menggelora. Teman Anda, sedikit mabuk dan kesal, menulis catatan sarkastik di serbet koktail dan memasukkannya di bawah wiper mobil orang itu: 

"Dia selingkuh. Dia selalu selingkuh." 

Lelucon bodoh. Pelampiasan kecil. Tidak berbahaya, kan? 

Tapi keesokan harinya, pria yang memiliki mobil itu dilaporkan hilang. Kemudian ditemukan meninggal. Dan catatan itu—catatan yang Anda dan teman-teman Anda tulis—sekarang menjadi bukti dalam penyelidikan kriminal. 

Tiba-tiba, akhir pekan santai berubah menjadi mimpi buruk hukum. Polisi menanyai Anda. Media menyorot Anda. Dan yang paling menakutkan: Anda mulai bertanya-tanya apakah teman-teman yang Anda kira Anda kenal sebenarnya menyembunyikan sesuatu dari Anda. 

Ini adalah premis dari "The Note"—thriller psikologis karya Alafair Burke yang menyelidiki pertanyaan mengganggu: Seberapa baik kita benar-benar mengenal orang-orang terdekat kita? Dan seberapa cepat satu keputusan impulsif bisa menghancurkan segalanya? 

Tapi lebih dari sekadar thriller, buku ini adalah cermin yang menunjukkan kepada kita bagaimana media sosial, budaya pembatalan, dan trauma masa lalu membentuk—atau menghancurkan—hubungan kita hari ini. 

Mari kita gali lebih dalam.

 


1 dari 11