Ukuran teks
18

Ketika Kematian Memberimu Deadline

Bayangkan ini: Dokter berdiri di samping tempat tidur rumah sakit Anda, dengan ekspresi yang Anda kenali—ekspresi yang mengatakan "Saya punya berita buruk." 

"Anda punya dua pilihan," katanya. 

"Pilihan pertama: operasi otak berisiko tinggi. Hanya 10% peluang bertahan hidup. Jika Anda beruntung, Anda mungkin hidup. Jika tidak—yang lebih mungkin—Anda mati di meja operasi." 

"Pilihan kedua: Tidak ada operasi. Pulang. Nikmati tujuh hari terakhir Anda. Karena pada hari ketujuh, aneurisma di kepala Anda akan pecah. Dan Anda akan mati." 

Anda baru berusia 27 tahun. Anda seharusnya punya puluhan tahun lagi. Tapi seseorang—seseorang yang Anda kenal, seseorang di kota kecil Anda—memukul Anda dengan palu berulang kali di kepala Anda sendiri, dan sekarang otak Anda adalah bom waktu. 

Tujuh hari. 

Apa yang akan Anda lakukan? 

Beberapa orang mungkin akan menghabiskan waktu dengan keluarga. Beberapa akan pergi berlibur. Beberapa akan menangis dan menyerah. 

Tapi Jet Mason berbeda. 

Jet memutuskan: Jika dia akan mati—dia akan mati setelah menyelesaikan sesuatu. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya yang penuh menunda-nunda, dia akan benar-benar menyelesaikan sesuatu. 

Dia akan memecahkan pembunuhannya sendiri. 

Holly Jackson—penulis bestseller "A Good Girl's Guide to Murder"—kembali dengan novel thriller dewasa pertamanya yang akan membuat Anda tidak bisa bernapas. Ini bukan hanya misteri tentang siapa pembunuhnya. Ini cerita tentang apa yang terjadi ketika Anda akhirnya berhenti menunda hidup—bahkan jika itu karena Anda tahu kapan hidup akan berakhir.

Mari kita masuk ke Woodstock, Vermont—kota kecil yang indah dengan rahasia gelap yang akan terungkap dalam tujuh hari terakhir Jet Mason.

 


1 dari 9