Ukuran teks
18

Ketika Dunia Hampir Runtuh

September 2008. Lehman Brothers—bank investasi terbesar keempat di Amerika dengan sejarah 158 tahun—bangkrut. 

Dalam hitungan hari, panik menyebar ke seluruh sistem finansial global. Bank berhenti memberi pinjaman. Pasar saham anjlok. Perusahaan raksasa seperti AIG, General Motors, dan Citibank menghadapi kehancuran. Jutaan orang kehilangan pekerjaan, rumah, dan tabungan seumur hidup. 

Dunia berada di ujung jurang kehancuran ekonomi terburuk sejak Great Depression 1930-an.

Tapi bagi satu orang, ini bukan kejutan. 

George Soros—investor legendaris yang pernah "menghancurkan Bank of England" tahun 1992 dengan profit $1 miliar dalam satu hari—telah memperingatkan krisis ini bertahun-tahun sebelumnya. 

Lebih dari itu, dia memahami mengapa ini terjadi dengan cara yang berbeda dari 99% ekonom dan analis di dunia. 

Sementara yang lain percaya pasar selalu efisien dan rasional, Soros tahu kebenaran yang berbeda: Pasar pada dasarnya tidak stabil, dan ketidakstabilan ini dibangun ke dalam strukturnya. 

"The New Paradigm For Financial Markets" adalah penjelasan Soros tentang apa yang sebenarnya terjadi pada 2008, mengapa hampir semua orang salah memprediksi, dan apa artinya untuk masa depan ekonomi global. 

Ini bukan sekadar analisis krisis. Ini adalah jendela ke pikiran salah satu investor paling sukses dalam sejarah—dan pelajaran tentang bagaimana dunia benar-benar bekerja.

Pertanyaannya: Apakah Anda siap untuk melihat pasar dengan cara yang sama sekali berbeda? 

Mari kita mulai.

 


1 dari 10