Kapal yang Lebih Pintar dari Nahkodanya
Laut Utara, suatu pagi yang dingin.
Hyperion—yacht senilai $40 juta yang lebih menyerupai pesawat luar angkasa daripada kapal layar—terombang-ambing di ombak ganas. Di dalamnya, Jim Clark duduk di depan panel kontrol yang penuh dengan layar komputer, mencoba membuat kapal berlayar sendiri dari San Francisco dengan mengklik mouse.
Rencana aslinya—yang seperti biasa tidak berarti banyak ketika dibuat oleh Jim Clark—adalah menguji kapal cepat di Laut Utara dan kemudian berlayar melintasi Atlantik. Michael Lewis, penulis yang mengikuti Jim untuk menulis buku ini, duduk di sana bertanya-tanya apakah ini akan menjadi pelayaran terakhirnya.
Hyperion bukan sekadar kapal layar biasa. Ini adalah kapal tiang tunggal terbesar di dunia, lebih kompleks dari Boeing 747. Setiap perangkat di kapal—dari sistem navigasi hingga toilet—terkoneksi ke satu komputer pusat yang dikendalikan oleh kode yang ditulis oleh 50 insinyur terbaik di Silicon Valley.
Jim Clark, pendiri tiga perusahaan miliaran dolar, menghabiskan lebih banyak waktu memikirkan kapal ini daripada perusahaan keempatnya yang sedang ia dirikan untuk mengubah industri kesehatan.
"Ini akan menjadi yacht robotik pertama," kata Jim dengan mata berbinar seperti anak kecil. "Aku akan bisa mengendalikannya dari mejaku di San Francisco."
Tapi pagi itu, di tengah badai Laut Utara, Hyperion tidak merespons perintah. Sistem komputer berpikir kapal berada di gurun Sahara, Afrika. Atau mungkin sensornya rusak. Atau mungkin—dan ini yang paling mengerikan—kode-nya punya bug fatal.
Inilah Jim Clark: seorang pria yang telah mengubah cara dunia menggunakan komputer, yang memicu boom internet, yang menjadi billionaire tiga kali berturut-turut—tapi yang masih obsessed dengan membuat kapal layar computerized bekerja dengan sempurna.
Ini adalah kisah tentang pria yang tidak pernah puas. Yang selalu mencari "new new thing"—hal baru yang lebih baru. Yang mengubah kapitalisme modern. Dan yang, mungkin lebih penting, mengubah cara kita memikirkan tentang masa depan.