Ukuran teks
18

Pasien yang Mengubah Segalanya

Dr. Daniel Siegel duduk di ruang praktiknya, berhadapan dengan seorang pria berusia 32 tahun bernama John. 

John datang dengan keluhan yang sama seperti banyak orang: cemas, depresi, hubungan yang berantakan, tidak bisa tidur. Dia sudah mencoba terapi selama bertahun-tahun. Sudah minum berbagai obat. Tidak ada yang bekerja dengan baik. 

"Saya merasa seperti hidup di dalam kabut," kata John. "Saya tidak tahu siapa saya sebenarnya. Saya hanya bereaksi pada setiap hal tanpa kontrol." 

Siegel bertanya pertanyaan sederhana: "John, ketika kamu merasa cemas, dapatkah kamu melihat kecemasan itu? Maksud saya, bisakah kamu mundur satu langkah dan mengamati kecemasan itu, alih-alih menjadi kecemasan itu?" 

John terdiam. Bingung. 

"Saya... tidak mengerti maksud Anda, Dok. Saya adalah cemas. Bagaimana saya bisa melihatnya?" 

Dan di situlah Siegel menyadari sesuatu yang profound: 

Kebanyakan orang tidak tahu bahwa mereka bisa mengamati pikiran mereka sendiri. Mereka pikir mereka adalah pikiran mereka. 

Ini seperti menonton film tapi lupa bahwa Anda sedang di bioskop. Anda begitu tenggelam dalam cerita sampai Anda lupa ada layar, ada proyektor, ada Anda yang duduk di kursi. Anda pikir Anda adalah karakter di film itu. 

Siegel mulai mengajarkan John sesuatu yang dia sebut "Mindsight"—kemampuan untuk melihat ke dalam pikiran sendiri, mengamati proses mental kita tanpa terjebak di dalamnya.

Dalam enam bulan, John berubah total. Tidak hanya berkurang kecemasannya—dia menjadi orang yang berbeda. Lebih tenang. Lebih hadir. Lebih mampu mengelola emosi dan hubungan. 

Apa yang terjadi? Otaknya benar-benar berubah. 

Dan yang paling menakjubkan: Perubahan itu bisa diukur dengan brain scan. 

Buku "Mindsight" adalah tentang bagaimana kita bisa secara sengaja mengubah struktur otak kita—dan dengan itu, mengubah kehidupan kita. 

Mari kita mulai.

 


1 dari 12