Ukuran teks
18

Surat dari Masa Depan yang Tidak Pernah Datang

Ayah Anda membeli rumah pertamanya di usia 25 tahun dengan gaji tiga tahun. Anda sekarang 30 tahun, dan rumah yang sama seharga gaji 15 tahun Anda. 

Ibu Anda bekerja 40 jam seminggu dengan satu pekerjaan tetap, pensiun terjamin, dan cuti sakit dibayar. Anda bekerja 50 jam seminggu dengan dua pekerjaan paruh waktu, kontrak nol jam, dan tidak ada kepastian bulan depan. 

Orang tua Anda pensiun dengan nyaman di usia 60 tahun. Anda mungkin akan bekerja sampai 70—jika Anda beruntung. 

Ini bukan karena Anda kurang bekerja keras. Bukan karena Anda kurang cerdas. Bukan karena Anda boros. 

Ini karena sistem ekonomi telah berubah—dan perubahannya tidak menguntungkan Anda. 

Untuk pertama kalinya dalam sejarah modern, generasi muda di negara-negara maju lebih miskin daripada orang tua mereka pada usia yang sama. Fenomena ini bukan kebetulan. Ini bukan siklus ekonomi normal yang akan "membaik dengan sendirinya." 

Ini adalah hasil dari keputusan politik yang disengaja selama puluhan tahun. 

Cahal Moran, seorang ekonom dan peneliti di Inggris, menghabiskan bertahun-tahun meneliti pertanyaan sederhana namun mengganggu: Mengapa generasi saya tidak bisa membeli rumah? Mengapa kita bekerja lebih keras tapi hidup lebih susah? 

Jawabannya mengejutkan—dan membuat marah. 

Dalam "Why We're Getting Poorer," Moran membuka tabir dan menunjukkan dengan data yang jelas: Anda tidak salah membayangkan hidup lebih sulit. Memang lebih sulit. Dan ada alasan sistemik yang bisa dijelaskan.

 


1 dari 10