Pertanyaan yang Mengubah Segalanya
Tahun 1991. Amerika Serikat baru saja memenangkan Perang Teluk melawan Irak.
Dukungan publik Amerika mencapai 90% untuk perang ini. Mayoritas warga percaya Saddam Hussein adalah ancaman langsung terhadap keamanan Amerika. Mereka percaya perang ini adalah "operasi kemanusiaan" untuk membebaskan Kuwait.
Lalu Noam Chomsky, profesor linguistik MIT yang juga aktivis dan pemikir politik, mengajukan pertanyaan sederhana:
"Bagaimana mungkin 90% warga Amerika mendukung perang terhadap negara yang tidak pernah menyerang mereka, yang berjarak ribuan kilometer, dan yang sebenarnya tidak mengancam keamanan mereka?"
Jawabannya bukan karena orang Amerika bodoh. Bukan karena mereka jahat.
Jawabannya adalah: mereka dibuat untuk percaya.
Melalui kampanye propaganda paling canggih dalam sejarah modern—yang melibatkan perusahaan PR, media massa, dan pemerintah—opini publik tidak terbentuk secara alami. Opini publik diproduksi.
Inilah yang Chomsky ungkap dalam "Media Control": Di negara demokratis seperti Amerika Serikat, di mana pemerintah tidak bisa memaksa warga dengan kekerasan, mereka menggunakan sesuatu yang lebih halus tapi lebih efektif: kontrol terhadap informasi dan pikiran.
Buku ini bukan tentang teori konspirasi. Ini tentang bagaimana sistem bekerja—secara terbuka, legal, dan sangat efektif—untuk membuat Anda berpikir bahwa yang Anda pikirkan adalah hasil pemikiran Anda sendiri.
Padahal tidak.