Percakapan Pukul 3 Pagi
Pukul 3 pagi. Anda seharusnya tidur. Besok meeting penting jam 9.
Tapi otak Anda punya rencana lain.
Otak: "Hey, ingat email yang kamu kirim tadi? Yang kamu tulis 'Best regards'?"
Kamu: "Iya, kenapa?"
Otak: "Menurutmu terlalu formal nggak? Mungkin lebih baik 'Thanks' aja? Sekarang atasan pikir kamu terlalu kaku."
Kamu: "Itu cuma penutup email biasa."
Otak: "Atau tunggu—mungkin terlalu tidak formal! Harusnya pakai 'Respectfully' karena dia atasan. Sekarang dia pikir kamu tidak sopan."
Kamu: "Tolong... aku harus tidur..."
Otak: "OH! Dan ingat waktu kamu ketawa di meeting kemarin? Ketawanya terlalu keras nggak sih? Semua orang pasti mikir kamu annoying."
Kamu: menatap langit-langit dengan putus asa
Selamat datang di kehidupan seorang overthinker.
Hayley Morris, seorang ilustrator dan self-proclaimed "professional overthinker," menulis buku ini bukan untuk menyembuhkan overthinking Anda. Dia menulis buku ini untuk mengatakan: "Saya juga. Dan Anda tidak sendirian. Dan tidak apa-apa."
"Me Vs. Brain" bukan buku self-help penuh dengan "5 Langkah Menghentikan Overthinking!" atau "Mindset Positif akan Mengubah Hidupmu!"
Ini adalah buku yang jujur, lucu, dan menyakitkan tentang bagaimana rasanya hidup dengan otak yang tidak pernah berhenti—dan bagaimana cara bertahan (dan kadang bahkan tertawa) di tengahnya.
Mari kita mulai pertarungan ini.