Ukuran teks
18

Rahasia Para Master

Bayangkan Leonardo da Vinci di ranjang kematiannya, melihat kembali 67 tahun hidupnya. Pria yang melukis Mona Lisa. Yang merancang mesin terbang ratusan tahun sebelum Wright bersaudara. Yang menguasai anatomi, arsitektur, seni, sains, dan engineering dengan tingkat brilliance yang membuat kita masih terpesona 500 tahun kemudian. 

Apa rahasianya? Apakah dia dilahirkan jenius? Apakah dia punya IQ yang luar biasa tinggi? Tidak. 

Leonardo adalah anak tidak sah dari seorang notaris dan seorang petani. Dia tidak punya akses ke pendidikan formal terbaik. Dia bahkan tidak bisa membaca Latin—bahasa ilmu pengetahuan pada masanya—sampai usia 40 tahun. 

Yang Leonardo punya adalah sesuatu yang lebih powerful: rasa ingin tahu yang tak terpuaskan dan kesediaan untuk menghabiskan puluhan ribu jam mengamati, berlatih, dan menguasai craft-nya. 

Ini adalah pesan inti dari Mastery karya Robert Greene: Kehebatan bukan lahir. Kehebatan dibangun. 

Dan yang lebih mengejutkan—jalan menuju mastery bisa diakses oleh siapa saja yang bersedia mengikuti prosesnya.

 


1 dari 11