Ukuran teks
18

Ketika Hantu Tidak Hanya di Kepala

Bayangkan Anda melihatnya di pinggir jalan—sekilas saja, dalam kabut pagi yang tipis. 

Seorang wanita. Cantik. Berambut panjang mengalir. Tapi ada yang salah. Kakinya—bukan kaki manusia. Kuku belah seperti rusa. Dan di kepalanya, melengkung megah: tanduk rusa. 

Anda mengedipkan mata. Dia menghilang. 

Apakah itu nyata? Atau hanya pikiran Anda yang sedang tidak waras setelah berbulan-bulan tidak tidur nyenyak, setelah kehilangan yang terlalu besar untuk ditanggung? 

Ini yang dialami Carrie Starr—mantan detektif Chicago, kini tribal marshal di Reservasi Saliquaw Nation, Oklahoma. 

Dia datang ke tempat ini dengan satu tas pakaian dan berton-ton rasa bersalah. Putrinya yang berusia 17 tahun meninggal. Dan Carrie percaya itu salahnya. 

Dia datang mencari tempat untuk bersembunyi, tempat untuk menghilang dari kehidupan lama yang hancur. 

Tapi di reservasi ini, dia malah menemukan sesuatu yang lebih gelap—sesuatu yang tidak bisa dia abaikan meskipun dia ingin: 

Wanita-wanita muda terus menghilang. 

Dalam sepuluh tahun terakhir, terlalu banyak yang hilang. Beberapa ditemukan tewas. Sebagian besar? Tidak pernah ditemukan. Kasus-kasus mereka diabaikan, dilupakan, ditutup tanpa penyelidikan yang layak. 

Dan sekarang, mahasiswa lokal bernama Chenoa Cloud hilang. 

Ibunya memohon bantuan Carrie. Tapi Carrie tidak yakin dia masih bisa menyelamatkan siapa pun—dia bahkan tidak bisa menyelamatkan anaknya sendiri.

Lalu dia melihat Deer Woman lagi. Kali ini lebih jelas. Menatapnya. Mengikutinya. 

Apakah sosok itu datang untuk membantu? Atau untuk menuntut balas atas semua putri yang hilang, yang tidak pernah diselamatkan? 

"Mask of the Deer Woman" adalah thriller yang menyentuh luka terdalam: kehilangan, kegagalan, identitas yang terbelah, dan krisis yang sebenarnya—ribuan wanita Indigenous yang hilang dan dibunuh di Amerika, yang kasusnya diabaikan oleh sistem. 

Ini bukan sekadar cerita misteri. Ini adalah panggilan untuk memperhatikan mereka yang hilang dua kali: sekali dalam kehidupan, dan sekali lagi dalam berita. 

Mari kita mulai.

 


1 dari 11