Apa yang Sudah Tertulis
Ada kata dalam bahasa Arab yang sulit diterjemahkan ke bahasa lain: Maktub.
Secara harfiah, artinya "sudah tertulis." Tapi maknanya jauh lebih dalam dari itu.
Ketika orang Arab mengatakan "Maktub," mereka tidak hanya mengatakan "ini takdir." Mereka mengatakan: "Ada kebijaksanaan di balik semua yang terjadi—bahkan yang kita tidak mengerti."
Paulo Coelho pertama kali mendengar kata ini dalam perjalanannya mengikuti Camino de Santiago—jalan ziarah kuno di Spanyol yang mengubah hidupnya. Seorang peziarah tua mengatakan kepadanya:
"Ketika sesuatu yang sangat baik atau sangat buruk terjadi, katakan 'Maktub' dan lanjutkan berjalan. Karena alam semesta memiliki rencana—bahkan jika kita tidak melihatnya sekarang."
Bertahun-tahun kemudian, Coelho mengumpulkan ratusan cerita pendek—kisah dari para sufi, petani, penyair, pejuang, dan orang-orang biasa yang menemukan kebenaran luar biasa dalam momen-momen sederhana.
"Maktub" bukan novel. Ini adalah koleksi kebijaksanaan dalam bentuk cerita-cerita yang bisa dibaca dalam satu menit—tapi bisa meresap dalam jiwa selamanya.
Setiap cerita adalah jendela ke kebenaran yang lebih besar. Setiap parable adalah undangan untuk melihat dunia dengan mata yang berbeda.
Mari kita masuki dunia Maktub—dunia di mana alam semesta selalu berbicara, jika kita bersedia mendengar.