Ukuran teks
18

Pertengkaran yang Sama, Lagi dan Lagi

Bayangkan malam ini. 

Anda baru pulang kerja, lelah, ingin istirahat. Pasangan Anda juga lelah, tapi rumah berantakan, piring kotor menumpuk, anak-anak butuh perhatian. 

"Kamu tidak pernah membantu di rumah," kata pasangan Anda. 

"Aku sudah bekerja seharian!" jawab Anda defensif. 

"Aku juga bekerja! Tapi kamu hanya duduk di depan TV!" 

"Karena aku butuh istirahat! Kamu selalu mengeluh!" 

"Kalau kamu lebih peduli, aku tidak perlu mengeluh!" 

Dan seterusnya. Pertengkaran yang sama. Kalimat yang sama. Pola yang sama—seperti yang terjadi minggu lalu, bulan lalu, mungkin tahun lalu. 

Setelah pertengkaran mereda, Anda berdua duduk dalam diam yang canggung. Jarak terasa semakin lebar. Dan muncul pertanyaan yang mengganggu: 

"Kenapa pernikahan begitu sulit?" 

Anda ingat masa-masa pacaran. Saat itu, semuanya sempurna. Pasangan Anda adalah orang terbaik di dunia. Anda bisa mengobrol berjam-jam. Tertawa bersama. Merasa dipahami sepenuhnya. 

Tapi sekarang? Orang yang dulu membuat jantung Anda berdetak kencang kini membuat Anda ingin kabur. 

Apa yang salah?

Harville Hendrix dan Helen LaKelly Hunt—pasangan suami-istri yang sudah menikah 30+ tahun dan membantu ratusan ribu pasangan menyelamatkan pernikahan mereka—punya jawaban yang mengejutkan: 

Tidak ada yang salah dengan Anda. Tidak ada yang salah dengan pasangan Anda. Ini semua adalah desain alami pernikahan. 

Dan kabar baiknya: Ada jalan keluar. 

"Making Marriage Simple" bukan buku tentang bagaimana menemukan pasangan yang sempurna. Ini buku tentang bagaimana menjadi pasangan yang sadar—dan mengubah konflik menjadi koneksi. 

Mari kita mulai.

 


1 dari 13