Apoteker yang Meresepkan Buku
Bayangkan ada seseorang yang bisa melihat luka dalam jiwa Anda—luka yang bahkan Anda sendiri tidak sadari—dan memberikan Anda obat sempurna untuk menyembuhkannya.
Bukan pil. Bukan terapi. Tapi sebuah buku.
Jean Perdu adalah orang itu.
Dia menjalankan toko buku terapung di sungai Seine, Paris. Tapi dia bukan sekadar penjual buku biasa. Dia adalah "apoteker sastra"—seorang yang bisa meresepkan buku yang tepat untuk menyembuhkan jiwa yang terluka.
Kesepian? Dia akan memberikan Anda novel tentang persahabatan yang menghangatkan hati. Patah hati? Dia punya cerita tentang cinta yang hilang dan ditemukan kembali. Kehilangan arah? Dia akan menemukan buku yang membuat Anda ingat siapa Anda sebenarnya.
Tapi inilah ironinya: Jean Perdu, seorang yang begitu ahli menyembuhkan jiwa orang lain melalui buku, tidak bisa menyembuhkan lukanya sendiri.
Selama 21 tahun, dia hidup dengan hati yang membeku. Terkunci dalam kesedihan atas seorang wanita yang dia cintai dan hilang—Manon. Dia bahkan tidak pernah membuka kamar di apartemennya yang dulu menjadi kamar Manon. Selama dua dekade, pintu itu tetap terkunci.
Sampai suatu hari, dia akhirnya membukanya.
Dan apa yang dia temukan di dalam kamar itu mengubah segalanya—memaksa dia untuk melakukan perjalanan yang telah dia hindari selama dua puluh satu tahun: perjalanan untuk menyembuhkan dirinya sendiri.
Ini adalah kisah tentang bagaimana kita semua, dalam cara kita sendiri, terkunci dalam ruang-ruang kesedihan kita. Dan tentang bagaimana kadang-kadang, satu-satunya cara untuk sembuh adalah berani membuka pintu itu dan menghadapi apa yang ada di dalamnya.