Ukuran teks
18

Hari yang Mengubah Segalanya

Pagi musim panas yang cerah. Tom Callum berjalan terburu-buru melintasi kampus kantor Zagrum Company yang indah, melewati aliran sungai Kate's Creek yang tenang. Hatinya berdebar—campuran antara excitement dan kecemasan. 

Satu bulan lalu, setelah bertahun-tahun menjadi "orang kedua" di perusahaan kompetitor, Tom akhirnya mendapat promosi besar: senior manager di Zagrum, pemimpin industri. Dia merasa sudah membuktikan diri. Selalu datang paling awal, pulang paling akhir. Fokus. Bekerja lebih keras dari siapa pun. Bahkan istrinya mengeluh dia terlalu asyik dengan pekerjaan. 

"Tapi ini yang dibutuhkan untuk sukses," pikir Tom membenarkan diri sendiri. 

Hari ini, dia akan bertemu dengan Bud Jefferson—wakil presiden eksekutif yang legendaris di Zagrum. Lulusan Harvard Law yang nyaris drop out dari SMA. Kaya raya tapi mengendarai mobil ekonomis tanpa tutup roda. Penggemar berat The Beatles. Ikon yang dihormati semua orang. 

Rekan kerja Tom sudah memberi tahu bahwa pertemuan dengan Bud adalah ritual wajib untuk semua senior manager baru. Mereka bilang ini adalah "rahasia kesuksesan Zagrum." Tapi tidak ada yang bisa menjelaskan dengan jelas apa itu. 

Tom memasuki ruang meeting. Bud menyambutnya dengan ramah. Small talk sebentar. Lalu Bud menatapnya dengan tenang dan berkata: 

"Tom, kamu punya masalah. Masalah yang harus kamu selesaikan kalau kamu ingin berhasil di Zagrum." 

Jantung Tom berhenti sejenak. Darah mengalir dari wajahnya. Dia merasa seperti ditendang di perut. 

Masalah? Masalah apa? Dia sudah bekerja sempurna sebulan ini!

Bud melanjutkan, dengan suara yang tenang tapi tegas: "Dan bagian terburuk dari masalah ini adalah... kamu tidak tahu kamu punya masalah ini. Tapi semua orang di sekitarmu tahu—rekan kerja, anak buah, bahkan keluargamu." 

Dunia Tom runtuh dalam satu kalimat.

 


1 dari 9